selalu ada tempat untuk pulang
selalu ada waktu untuk kembali
namun bagaimana bila pulang itu menyakitkan hati?
di tempat itu, kamu kembali
mengusik pertahan yang telah aku bangun susah payah
untuk menjahit luka menutup lembar lama
tapi di tempat itu, kamu kembali
membuatku ingin mengulang lagi sekali
yang harusnya sekarang sudah aku penuh sadari,
semuanya cuma mimpi
mimpi, mimpi
akhinya ku kembali pulang.
tapi tak ada damai hati.
bandung, 11109
tara zhafira dan purwakarta
Sunday, November 1, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment